SISI Lain dari ODGJ

Hasil karya kerajinan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di pamerkan di pameran dan bazar UMKM dalam rangka HUT Provinsi Jambi yang ke-65 tahun di lapangan Kantor Gubernur Jambi. ODGJ sudah bisa pelatihan rehabilitasi ketika sudah proses tenang.

dr. M. Firmansyah Direktur RSJD Provinsi Jambi mengatakan yang dipamerkan di sini merupakan hasil pelatihan untuk rehabilitasi ODGJ di RSJD Provinsi Jambi.

“Pelatihan untuk rehabilitasi ODGJ itu banyak, di antaranya seperti kerajinan tangan, pertanian, tenun, membuat telur asin dan lain sebagainya dengan bimbingan instruktur yang ada di rehabilitasi.”

ODGJ yang sudah bisa dilakukan proses pelatihan untuk rehabilitasi yaitu ODGJ yang sudah dalam proses tenang.

“Sudah tenang itu 102 hari sudah bisa dilakukan rehabilitasi, 60 hari juga sudah bisa bisa dilihat progres nya dan kalau pasien gelisah di 30 hari, harus di tanganin dulu kalau sudah mulai tenang baru bisa masuk di proses-proses rehabilitasi.”

Direktur berharap agar apa yang telah di ajarkan selama masa pelatihan dapat menjadi bekal bagi para pasien RSJD setelah keluar. Namun timbul kekhawatiran lain, dimana pasien RSJD setelah keluar tidak sedikit lingkungan yang tidak ingin menerimanya termasuk juga keluarga.

“Ini memang untuk bekal mereka setelah keluar, tapi melihat masih ada tanda tanya yang harus difikirkan, karena tidak semua masyarakat atau keluarga mau menerima.”

Kedepannya bersama dokter-dokter SPKJ, Dinas Sosial, pemerintah yang terkait lainnya, untuk menyiapkan pasca rehabilitasi atau masa penyembuhan.

“Memikirkan dimana mereka akan sulit diterima di masyarakat, kalau bisa tidak kembali ke masyarakat dan bersama-sama kita menyiapkan pasca penyembuhan, karena memang untuk ODGJ ini bisa tumbuh lagi terutama ketika dia merasa tidak nyaman, terdesak, karena kan memang ini timbulnya dari pemikirannya, kalau tercampur lagi dengan masyarakat luar.”

“kita minta kepada dewan atau gubernur untuk menyiapkan lahan-lahan pertanian kah atau peternakan lah untuk bisa dijadikan pekerjaan mereka, bagi yang sudah rehab dan masih di RSJD.”